Minggu, 14 September 2014

APAKAH PENYEBAB DARAH RUSAK ?


     Darah rusak dapat disebabkan oleh beberapa hal. Pola hidup yang tidak sehat adalah menjadi faktor utama penyebab timbulnya darah rusak/ darah kotor. Makanan yang tidak sehat, seperti makanan berlemak dan berkolesterol tinggi memiliki resiko tinggi terhadad kesehatan tubuh, dalam hal ini adalah menjadi penyebab timbulnya darah rusak/ darah kotor. Kurang olahraga juga dapat menjadi penyebab penting timbulnya darah rusak/ darah kotor, dikarenakan untuk meningkatkan proses metabolisme tubuh, melancarkan peredaran darah dalam tubuh dibutuhkan olahraga yang teratur. 

     Masuknya bahan kimia ke dalam tubuh melalui bahan makanan dan minuman yang telah kita makan, serta melalui proses pernafasan juga menjadi faktor yang sangat penting penyebab timbulnya darah rusak. Kandungan bahan kimia berbahaya yang terdapat dalam bahan makanan, seperti : pestisida, insektisida, fungisida, zat pewarna, penyedap makanan, zat aroma-essence, logam berat, dan bahan kimia lain yang berbahaya. Bahan kimia atau racun (toksin) yang masuk melalui proses pernafasan dapat disebabkan oleh asap kendaraan, asap pabrik, asap rokok dan lain sebagainya.

DARAH YANG KELUAR DALAM TERAPI BEKAM ADALAH DARAH RUSAK, KENAPA BISA ?

     Darah yang keluar pada saat proses pembekaman terapi bekam adalah darah rusak/ darah kotor, disebabkan oleh proses pembekaman terapi bekam di awal. Pada saat pembekaman di awal terapi bekam menggunakan metode terapi bekam kering, yaitu dengan cara menghisap kulit dengan cop/ alat terapi bekam sebelum dilakukan penusukan atau penyayatan.

     Pada proses penghisapan terapi bekam kering memiliki beberapa manfaat, yaitu : sebagai bius lokal (mengurangi rasa sakit pada proses penusukan atau penyayatan), dan untuk memisahkan antara darah yang bagus (masih produktif) dengan darah yang telah rusak (sudah tidak produktif). Pada dasarnya darah yang bagus memiliki molekul terikat, jadi pada saat proses penghisapan akan tetap dalam proses peredaran darah secara normal, tidak ikut terangkat atau naik ke lapisan kulit paling luar. Sedangkan darah rusak/ darah kotor memiliki molekul yang sudah rusak pula (terpecah), jadi pada saat proses penghisapan akan terangkat naik ke lapisan kulit paling luar.

     Setelah darah rusak/ darah kotor terangkat ke lapisan kulit paling luar pada proses terapi bekam kering, baru dilakukan penusukan atau penyayatan. Pada saat proses penusukan atau penyayatan tadi, berarti telah memasuki proses terapi bekam basah. Darah yang keluar setelah proses penusukan atau penyayatan tadilah yang dinamakan darah kotor/ darah rusak.



DARAH BEKAM/ DARAH TERAPI BEKAM

      Darah terapi bekam adalah darah yang keluar pada saat proses pembekaman terapi bekam. Darah terapi bekam adalah merupakan darah yang telah rusak dan sudah tidak produktif lagi, atau biasa disebut dengan darah kotor. Sedangkan darah kotor sendiri mengandung racun (toksin), dan sampah metabolisme. Darah kotor/ darah rusak bersifat statis, sehingga dapat mengganggu atau menyumbat di dalam peredaran darah. Darah rusak/ darah kotor dapat mengakibatkan sistem peredaran darah dalam tubuh tidak berjalan secara normal dan sebagaimana mestinya, sehingga akan menyebabkan terganggunya sistem kerja tubuh yang berdampak pada terganggunya kesehatan seseorang, baik secara fisik maupun secara emosional/ mental.